Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia, BP3MI Sulawesi Tengah Sambangi Sentra Nipotowe Palu

 


Palu, KemenP2MI, (26/02) – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sulawesi Tengah (BP3MI Sulteng) terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya perlindungan, dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia. Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja ke Sentra Nipotowe Palu, unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Kamis (26/2/2026).

Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, dan diterima Kepala Sentra Nipotowe Palu, Diah Rini Lesmawatu, beserta jajaran di Kantor Sentra Nipotowe Palu, Kota Palu.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif dengan fokus pada penguatan kolaborasi dalam penanganan Pekerja Migran Indonesia, khususnya mereka yang membutuhkan perlindungan sosial, rehabilitasi, serta pemberdayaan ekonomi setelah kembali ke daerah asal.

Mustaqim menegaskan bahwa perlindungan Pekerja Migran Indonesia tidak boleh berhenti pada tahap penempatan dan pemulangan saja. Menurutnya, tantangan yang dihadapi Pekerja Migran Indonesia kerap muncul setelah kepulangan, terutama terkait persoalan sosial dan ekonomi.

“Kami ingin memastikan Pekerja Migran Indonesia, terutama yang menghadapi permasalahan sosial atau ekonomi pascakepulangan, memperoleh pendampingan komprehensif. Sinergi dengan Sentra Nipotowe Palu menjadi langkah strategis untuk menghadirkan perlindungan yang menyeluruh dan berkelanjutan,” ujar Mustaqim.

Dalam pertemuan tersebut, BP3MI Sulawesi Tengah memaparkan rencana kerja sama yang akan diformalkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Ruang lingkup kolaborasi mencakup penyediaan Rumah Aman (safe house) bagi Pekerja Migran Indonesia yang membutuhkan perlindungan sementara, pelatihan dan pengembangan kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia purna dan keluarganya, hingga pelaksanaan program-program sosial lain yang mendukung pemulihan dan kemandirian ekonomi.

Sementara itu, Diah Rini Lesmawatu menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Sentra Nipotowe Palu untuk memperkuat layanan sosial terintegrasi bagi Pekerja Migran Indonesia.

“Kami siap bersinergi agar layanan sosial dapat menjangkau Pekerja Migran Indonesia yang membutuhkan pendampingan, baik dalam aspek rehabilitasi sosial maupun pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, BP3MI Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya memperluas jejaring kerja sama antarinstansi guna menghadirkan sistem perlindungan dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia yang lebih optimal, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah, **(Humas/BP3MI Sulawesi Tengah).

Komentar