Palu, KP2MI (08/06) Di sudut Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, suara rotan yang dianyam terdengar berirama. Tangan-tangan perempuan bergerak lincah membentuk tudung saji, keranjang, dan berbagai kerajinan yang kini menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Di antara mereka, duduk seorang perempuan bernama Zuidar, sosok yang membuktikan bahwa perjalanan merantau dapat berakhir bukan hanya dengan tabungan, tetapi juga dengan lahirnya harapan baru bagi banyak orang. Tidak banyak yang menyangka bahwa sentra kerajinan Rotan Madamba yang kini dikenal luas berawal dari kisah seorang ibu yang pernah meninggalkan kampung halaman demi masa depan anak-anaknya. Ia menjadi Pekerja Migran Indonesia. Dua puluh tahun silam, kehidupan Zuidar jauh dari kata mudah. Rumah yang ditempatinya masih berupa pondok sederhana, sementara kebutuhan keluarga terus bertambah seiring anak-anak yang mulai bersekolah. Di tengah keterbatasan itu, ia mengambil keputusan besar yang mengubah arah hidupny...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya