BP3MI Sulawesi Tengah Lakukan Verifikasi Data SMK Go Global, Tingkatkan Kesiapan Lulusan ke Pasar Kerja Luar Negeri
Donggala, KP2MI (7/4) — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah melaksanakan kunjungan kerja ke SMK Al Amin Wani dan SMK 1 Terpadu Sindue, Kabupaten Donggala, pada Senin (06/04/2026). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penyiapan survei peminatan serta verifikasi data kebutuhan (demand) Program SMK Go Global guna mendukung kesiapan lulusan vokasi memasuki pasar kerja luar negeri secara aman dan prosedural.
Pengantar Kerja Ahli Pertama selaku Perwakilan Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tenggara, Mariyama, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal untuk memperoleh data yang akurat, valid, dan komprehensif sebagai dasar dalam proses pencocokan (matching) antara kompetensi siswa dengan kebutuhan pasar kerja global.
Dalam pelaksanaannya, Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah melakukan koordinasi dan diskusi bersama pihak sekolah untuk menggali informasi terkait program keahlian, jumlah siswa potensial, serta dukungan sekolah terhadap pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri luar negeri.
Tim BP3MI Sulawesi Tengah diterima langsung oleh Kepala SMK Al Amin Wani, Tazkir Sulaeman. Tazkir Sulaeman menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan komitmen sekolah untuk mendukung program yang dijalankan pemerintah.
“Kami menyambut baik kunjungan ini dan siap mendukung Program SMK Go Global. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lulusan kami, terutama dalam membuka akses kerja ke luar negeri secara aman dan sesuai kompetensi,” ujar Tazkir.
Tazkir juga menambahkan bahwa SMK Al Amin Wani memiliki 105 siswa yang berasal dari jurusan Manajemen Perkantoran, yang berpotensi untuk dikembangkan sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.
Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke SMK 1 Terpadu Sindue yang diterima oleh Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK), Nurzaida, bersama sejumlah guru. Dalam pertemuan tersebut, Tim BP3MI Sulawesi Tengah kembali menyampaikan tujuan kegiatan serta memperkenalkan inovasi program Sapa Vokasi sebagai salah satu upaya meningkatkan kesiapan lulusan. Nurzaida juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan pertama BP3MI Sulawesi Tengah ke sekolahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Ini menjadi langkah awal yang sangat baik bagi kami untuk berkolaborasi. Kami siap menindaklanjuti melalui kegiatan sosialisasi Sapa Vokasi agar siswa kami lebih memahami peluang kerja luar negeri,” ungkapnya.
Nurzaida juga menegaskan dukungan penuh terhadap Program SMK Go Global dan berharap ke depan terdapat siswa yang dapat bekerja di luar negeri sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
Sementara itu, Mariyama menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam memastikan kesiapan data sebagai dasar perencanaan program.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa data kebutuhan dan potensi lulusan SMK benar-benar akurat dan terverifikasi. Dengan demikian, proses penempatan ke luar negeri dapat dilakukan secara efektif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, ditegaskan Mariyama, BP3MI Sulawesi Tengah berharap terwujudnya sinergi yang kuat antara pemerintah dan satuan pendidikan vokasi dalam menciptakan lulusan yang siap kerja, berdaya saing, dan terlindungi dalam proses penempatan ke luar negeri. ** (Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)
Komentar
Posting Komentar