"Magang Sementara, Bermakna Selamanya": BP3MI Sulawesi Tengah Lepas Peserta Magang Kemnaker RI Batch 3 Tahun 2026

 


Palu, KP2MI (15/6) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan pelepasan peserta Magang Kementerian Ketenagakerjaan RI Batch 3 Tahun 2026 yang ditempatkan di BP3MI Sulawesi Tengah, Senin (15/6).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi momentum refleksi atas berbagai pengalaman yang telah dilalui para peserta selama mengenal lebih dekat dunia birokrasi, pelayanan publik, serta tugas negara dalam memberikan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia. Bagi para peserta, berakhirnya masa magang bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menjalani pembelajaran di lingkungan kerja pemerintahan.

Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, yang membuka langsung kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kemampuan adaptasi yang telah ditunjukkan para peserta selama mengikuti program magang. Menurutnya, keberhasilan seseorang di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh sikap, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

“Kami melihat perkembangan yang sangat baik dari para peserta selama mengikuti program magang ini. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami pelayanan publik, hingga membangun komunikasi yang baik menjadi modal penting dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Saya berharap pengalaman ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi bekal untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya kemampuan digital yang saat ini sangat dibutuhkan di berbagai sektor pekerjaan,” ujar Mustaqim.

Ia juga menekankan bahwa dunia kerja saat ini menuntut generasi muda untuk memiliki karakter yang kuat serta kesiapan menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, masa magang harus dimaknai sebagai ruang pembelajaran untuk membentuk etos kerja, tanggung jawab, dan profesionalisme sejak dini.

Sementara itu, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Darmawati, menyampaikan bahwa program magang merupakan jembatan penting yang menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja. Melalui pengalaman langsung di instansi pemerintahan, peserta dapat memahami proses birokrasi serta pola kerja yang efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tujuan utama magang adalah memberikan gambaran nyata tentang bagaimana birokrasi pemerintahan bekerja. Melalui pengalaman ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga memahami budaya kerja, tata kelola administrasi, serta pentingnya kolaborasi dalam menyelesaikan tugas. Semua pengalaman tersebut akan menjadi bekal yang sangat berharga dalam mempersiapkan karier mereka di masa depan,” kata Darmawati.

Momen pelepasan juga diwarnai dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan peserta magang, Zahnas. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran BP3MI Sulawesi Tengah yang telah memberikan pendampingan, arahan, serta kesempatan belajar secara langsung selama masa magang berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh bimbingan dan pengalaman yang telah diberikan selama mengikuti program magang di BP3MI Sulawesi Tengah. Banyak pengetahuan dan keterampilan baru yang kami peroleh, khususnya mengenai pelindungan pekerja migran Indonesia. Ilmu tersebut tidak hanya kami simpan untuk diri sendiri, tetapi juga telah kami implementasikan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai prosedur aman bekerja di luar negeri serta kanal pengaduan yang tersedia di BP3MI Sulawesi Tengah,” ungkap Zahnas.

Menurutnya, program magang bukan sekadar sarana pembelajaran, tetapi juga pengalaman berharga yang akan selalu dikenang dan menjadi bekal dalam perjalanan karier maupun kehidupan di masa mendatang.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa program magang tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat melalui penyebarluasan informasi mengenai migrasi aman dan prosedural. Pengetahuan yang diperoleh selama magang telah diteruskan kepada lingkungan sekitar sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya bekerja ke luar negeri secara aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan pelepasan ini, BP3MI Sulawesi Tengah dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah berharap para peserta dapat terus membawa semangat belajar, integritas, dan kepedulian sosial dalam setiap langkah mereka. Diharapkan pengalaman yang diperoleh selama magang dapat menjadi bekal untuk mencetak generasi muda yang siap berkarya, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa.**(Humas/BP3MI Sulawesi Tengah).

Komentar