BP3MI Sulawesi Tengah Matangkan Program SMK Go Global 2026 di SMKN 1 Palu, Siapkan Talenta Berdaya Saing Global

 


Palu, KP2MI (29/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah terus mematangkan pelaksanaan Program SMK Go Global Tahun 2026 melalui koordinasi dan survei kesiapan sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Palu, Selasa (28/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan Calon Pekerja Migran Indonesia yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di pasar kerja internasional.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pelatihan sekaligus memperkuat sinergi antara BP3MI Sulawesi Tengah dan SMK Negeri 1 Palu sebagai calon lokasi penyelenggaraan program. Pembahasan meliputi kesiapan ruang praktik, ruang kelas, fasilitas pendukung, ketersediaan instruktur, serta kesesuaian sarana dan prasarana dengan kompetensi yang akan dikembangkan. Selain itu, kedua belah pihak juga menyelaraskan mekanisme pelaksanaan, pembagian tugas, serta penguatan komitmen bersama agar program berjalan sesuai standar dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil survei, SMK Negeri 1 Palu dinilai memiliki kesiapan yang memadai untuk menjadi lokasi pelaksanaan Program SMK Go Global. Sejumlah aspek teknis masih akan disempurnakan guna memastikan seluruh tahapan pelatihan berlangsung efektif, akuntabel, dan memenuhi standar penyelenggaraan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional tersebut, SMK Negeri 1 Palu mengusulkan dua paket pelatihan bundling, yakni Hospitality dengan kompetensi Housekeeping dan Spa Therapist, yang dipadukan dengan pelatihan Bahasa Inggris, dengan total kuota sebanyak 40 peserta.

Skema pelatihan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan kompetensi pada job order (JO) yang tersedia melalui Sistem Informasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI), khususnya untuk peluang penempatan di Turkiye. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan, tetapi juga memiliki kemampuan berbahasa Inggris sebagai bekal bekerja di lingkungan internasional.

Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, mengatakan Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri global.

"Program SMK Go Global tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga memastikan kompetensi yang dimiliki selaras dengan kebutuhan pasar kerja internasional. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh proses persiapan, mulai dari sarana dan prasarana, kurikulum, hingga mekanisme pelaksanaan, benar-benar siap sehingga lulusan memiliki daya saing tinggi dan mampu mengisi peluang kerja secara prosedural di luar negeri, termasuk di Turkiye," ujar Mustaqim.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Palu, Misran, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah sebagai mitra penyelenggara Program SMK Go Global Tahun 2026.

"Kami menyambut baik program ini dan berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap seluruh proses persiapan maupun pelaksanaannya. SMK Negeri 1 Palu siap bersinergi dengan BP3MI Sulawesi Tengah untuk menghadirkan pelatihan yang berkualitas sehingga lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja internasional dan mampu bersaing secara profesional," katanya.

Sebagai tindak lanjut, BP3MI Sulawesi Tengah akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi intensif bersama SMK Negeri 1 Palu, mulai dari penyempurnaan aspek teknis penyelenggaraan, finalisasi kesiapan sarana dan prasarana, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri global, hingga penguatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan mendukung keberhasilan Program SMK Go Global sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda Sulawesi Tengah melalui jalur penempatan yang aman, prosedural, dan berdaya saing global. *(Humas BP3MI Sulawesi Tengah)

Komentar