Matangkan Program SMK Go Global 2026, BP3MI Sulawesi Tengah Kunjungi SMK Negeri 4 Palu

 


Palu, KP2MI (30/7) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah terus memperkuat persiapan pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) melalui Program Nasional SMK Go Global Tahun 2026.

Sebagai bagian dari tahapan persiapan program, BP3MI Sulawesi Tengah melaksanakan koordinasi dan survei kesiapan sarana serta prasarana di SMK Negeri 4 Palu sebagai calon lokasi penyelenggaraan pelatihan, pada Kamis (30/07/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan fasilitas pendukung, ruang pelatihan, serta kesiapan teknis sekolah sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia.

Kunjungan koordinasi tersebut diterima langsung oleh Kepala SMK Negeri 4 Palu, Yoas M Arung Lallo, bersama jajaran sekolah. Dalam pertemuan tersebut, Tim Penempatan dan Kelembagaan BP3MI Sulawesi Tengah bersama pihak sekolah membahas berbagai aspek penting, mulai dari kesiapan ruang praktik, ruang kelas, fasilitas pendukung, ketersediaan instruktur, hingga mekanisme pelaksanaan pelatihan.

Perwakilan Tim Penempatan dan Kelembagaan BP3MI Sulawesi Tengah, Mariyama, menyampaikan bahwa survei lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan setiap lembaga penyelenggara memiliki kesiapan yang sesuai dengan standar pelaksanaan program.

“Program Peningkatan Kapasitas CPMI tidak hanya membutuhkan peserta yang memiliki motivasi, tetapi juga lembaga penyelenggara yang siap dari sisi fasilitas, tenaga pengajar, dan tata kelola pelaksanaan. Melalui koordinasi langsung ini, kami ingin memastikan pelatihan dapat berjalan optimal dan menghasilkan peserta yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional,” ujar Mariyama.

Ia menambahkan bahwa sektor Caregiver menjadi salah satu bidang yang memiliki peluang besar dalam penempatan pekerja migran Indonesia, khususnya dengan meningkatnya kebutuhan tenaga pendamping dan perawatan di berbagai negara tujuan.

“Pelatihan Caregiver diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan teknis kepada peserta, tetapi juga membekali mereka dengan sikap profesional, kemampuan komunikasi, serta kesiapan menghadapi lingkungan kerja internasional,” tambahnya.

Berdasarkan hasil survei dan koordinasi, SMK Negeri 4 Palu dinilai memiliki kesiapan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas CPMI Tahun 2026. Sekolah tersebut selanjutnya disepakati menjadi lokasi penyelenggaraan satu paket pelatihan Caregiver dengan kuota sebanyak 20 peserta.

Kepala SMK Negeri 4 Palu, Yoas M. Arung Lallo, menyampaikan apresiasi dan komitmen penuh pihak sekolah dalam mendukung program pemerintah tersebut.

“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada SMK Negeri 4 Palu sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas CPMI Tahun 2026. Kami siap mendukung dari sisi fasilitas, tenaga pendukung, maupun koordinasi pelaksanaan agar program ini dapat berjalan dengan baik,” ungkap Yoas.

Menurutnya, keterlibatan SMK dalam program tersebut menjadi peluang strategis untuk memperluas akses lulusan terhadap dunia kerja, termasuk peluang kerja internasional.

“Program ini sejalan dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi peserta didik agar memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui pelatihan Caregiver, peserta akan mendapatkan pembekalan yang dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja global,” jelasnya.

Pelaksanaan pelatihan Caregiver di SMK Negeri 4 Palu nantinya akan mengacu pada kurikulum dan pedoman yang telah ditetapkan pemerintah pusat dengan tetap memperhatikan kebutuhan kompetensi serta standar kerja pada sektor perawatan.

Sebagai tindak lanjut, BP3MI Sulawesi Tengah bersama SMK Negeri 4 Palu akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan administrasi, sarana prasarana, instruktur, serta kebutuhan teknis lainnya sebelum pelaksanaan pelatihan dimulai.

Melalui sinergi antara BP3MI Sulawesi Tengah dan lembaga pendidikan vokasi, Program SMK Go Global diharapkan mampu mencetak calon pekerja migran Indonesia yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di pasar kerja internasional.* (Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)

Komentar