BP3MI Sulawesi Tengah Gandeng Universitas Widya Nusantara Palu Dukung Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia
Palu, KP2MI (7/8) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di pasar kerja internasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan koordinasi ke Universitas Widya Nusantara Palu, Kamis (6/8/2026), untuk menyosialisasikan pengisian aplikasi E-Vokasi sebagai persiapan lembaga pelaksana Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia Tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam memperluas keterlibatan institusi pendidikan tinggi untuk menyelenggarakan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri.
Dalam pertemuan tersebut, Tim BP3MI Sulawesi Tengah memaparkan tujuan, manfaat, tahapan, serta mekanisme pengisian E-Vokasi, termasuk persyaratan administrasi dan dokumen pendukung yang harus dipenuhi sebagai bagian dari proses pendataan dan verifikasi lembaga pelaksana program.
Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah menilai Universitas Widya Nusantara Palu memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kapasitas calon pekerja migran, khususnya di sektor kesehatan. Penilaian tersebut didasarkan pada keberadaan Program Studi Keperawatan dan Kebidanan yang telah menghasilkan lulusan dengan peluang kerja di luar negeri, didukung tenaga pengajar yang kompeten serta sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.
Perwakilan Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah, Mariyama, mengatakan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing global.
"Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui pengisian E-Vokasi, kami berharap potensi yang dimiliki Universitas Widya Nusantara Palu, khususnya di bidang kesehatan, dapat berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja profesional yang siap bekerja di luar negeri secara aman dan sesuai prosedur," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Universitas Widya Nusantara Palu, Ridwan, menyambut baik koordinasi yang dilakukan BP3MI Sulawesi Tengah dan menyatakan kesiapan universitas untuk mendukung pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia Tahun 2026.
"Program Studi Keperawatan dan Kebidanan merupakan salah satu bidang unggulan yang memiliki peluang besar untuk mendukung penempatan tenaga kesehatan di luar negeri. Dengan dukungan tenaga pengajar dan fasilitas pembelajaran yang tersedia, kami siap berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas lulusan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional," kata Ridwan.
Melalui koordinasi ini, BP3MI Sulawesi Tengah berharap Universitas Widya Nusantara Palu dapat segera menyelesaikan proses pengisian E-Vokasi sebagai salah satu tahapan menuju pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia Tahun 2026.
Sebagai tindak lanjut, BP3MI Sulawesi Tengah akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan Universitas Widya Nusantara Palu agar proses pengisian E-Vokasi dapat diselesaikan tepat waktu, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, diharapkan semakin banyak calon pekerja migran Indonesia yang memiliki kompetensi, sertifikasi, dan kesiapan untuk bekerja di luar negeri secara profesional, aman, dan terlindungi.**(Humas BP3MI Sulawesi Tengah)
Komentar
Posting Komentar