BP3MI Sulawesi Tengah Gandeng SMKS Al Amin Wani, Perkuat Program SMK Go Global

 


Donggala, KP2MI (07/09) — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah menjajaki kerja sama dengan SMKS Al Amin Wani, Kabupaten Donggala, untuk memperkuat pelaksanaan Program SMK Go Global, Senin (7/9/2026).

Penjajakan tersebut menjadi bagian dari upaya BP3MI Sulawesi Tengah memperluas kolaborasi dengan lembaga pendidikan vokasi dalam memberikan pemahaman sekaligus membuka akses bagi siswa dan alumni terhadap peluang kerja di pasar global.

Dalam pertemuan tersebut, Tim BP3MI Sulawesi Tengah menyampaikan gambaran mengenai mekanisme Program SMK Go Global, termasuk peluang kerja, tahapan persiapan, serta pentingnya kompetensi bagi calon tenaga kerja yang ingin memasuki pasar kerja internasional. Tim BP3MI Sulawesi Tengah diterima oleh guru SMKS Al Amin Wani, Aspirani dan Irmayani Yandasari.

BP3MI Sulawesi Tengah juga memperkenalkan SAPA VOKASI dan Rumah Pelayanan sebagai inovasi layanan untuk memperluas akses informasi dan memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait peluang kerja luar negeri serta pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Tim BP3MI Sulawesi Tengah, Dwi Adhitya Putra, mengatakan kolaborasi dengan satuan pendidikan vokasi penting dilakukan untuk mengenalkan peluang kerja luar negeri secara aman dan prosedural sejak dari lingkungan sekolah.

“Melalui Program SMK Go Global, kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa dan alumni mengenai peluang kerja di luar negeri sekaligus pentingnya mempersiapkan kompetensi dan mengikuti seluruh proses penempatan secara resmi dan sesuai prosedur,” ujar Dwi.

Menurutnya, keberadaan SAPA VOKASI dan Rumah Pelayanan diharapkan dapat memperkuat akses siswa dan alumni sekolah vokasi terhadap informasi dan layanan yang dibutuhkan sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.

Pihak SMKS Al Amin Wani menyambut positif penjajakan tersebut. Aspirani menilai Program SMK Go Global dapat memberikan wawasan sekaligus memperluas kesempatan bagi siswa dan alumni untuk mengenal pasar kerja global.

“Program SMK Go Global ini sangat baik karena memberikan peluang bagi siswa maupun alumni untuk mengetahui dan memperoleh akses kerja di pasar kerja global. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk mereka mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri,” kata Aspirani.

Senada, Irmayani Yandasari menilai informasi mengenai peluang kerja global perlu terus disampaikan kepada alumni agar dapat dimanfaatkan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

“Informasi seperti ini sangat penting untuk diketahui oleh para alumni. Kami akan meneruskan informasi mengenai Program SMK Go Global kepada alumni agar mereka dapat mengetahui peluang yang tersedia dan memanfaatkannya sesuai dengan kemampuan serta kompetensi yang dimiliki,” ujar Irmayani.

Sebagai tindak lanjut, SMKS Al Amin Wani akan meneruskan informasi mengenai Program SMK Go Global kepada para alumni. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi mengenai peluang kerja global sekaligus mendorong siswa dan alumni mempersiapkan kompetensi sebelum memasuki pasar kerja internasional.

Melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan vokasi, BP3MI Sulawesi Tengah terus mendorong terwujudnya penempatan Pekerja Migran Indonesia yang kompeten, aman, dan sesuai prosedur, sekaligus memperluas akses tenaga kerja asal Sulawesi Tengah ke pasar kerja global. (Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)

Komentar