Palu, KP2MI (17/9) - Program SMK Go Global Pelatihan dan Sertifikasi Welder di SMK Negeri 3 Palu resmi ditutup. Program yang dirancang untuk memperkuat kompetensi peserta didik tersebut menjadi salah satu langkah dalam menyiapkan tenaga kerja muda Sulawesi Tengah agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk peluang kerja di pasar global.
Kegiatan penutupan berlangsung di Aula SMK Negeri 3 Palu, pada Kamis (17/9/2026) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Firmanza, Plt. Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Edy Dwi Arianto, Kepala SMK Negeri 3 Palu, Hamka, jajaran BP3MI Sulawesi Tengah, para instruktur, serta seluruh peserta pelatihan dan sertifikasi welder.
Pelatihan tersebut telah memberikan pembekalan kepada peserta melalui proses pembelajaran teori, praktik pengelasan, hingga tahapan sertifikasi. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi yang dapat menjadi bekal dalam memasuki dunia kerja.
Plt. Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Edy Dwi Arianto mengatakan, peningkatan kompetensi menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan lulusan pendidikan vokasi menghadapi kebutuhan pasar kerja.
“Program SMK Go Global ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat kompetensi lulusan SMK agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Kami berharap kompetensi dan sertifikasi yang diperoleh dapat dimanfaatkan oleh peserta untuk mengembangkan karier, baik di dalam negeri maupun membuka peluang kerja di luar negeri,” tutur Edy.
Edy juga menekankan bahwa peluang bekerja di luar negeri harus diiringi dengan kompetensi yang memadai serta pemahaman mengenai prosedur penempatan yang aman dan sesuai ketentuan.
Menurutnya, keberadaan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi akan menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda ketika menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin terbuka.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program SMK Go Global, khususnya kolaborasi antara BP3MI Sulawesi Tengah, SMK Negeri 3 Palu, instruktur, dan seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Program SMK Go Global ini. Kompetensi yang diperoleh peserta melalui pelatihan dan sertifikasi diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi modal bagi mereka dalam memasuki dunia kerja,” kata Firmanza.
Firmanza berharap program penguatan kompetensi seperti ini dapat memberikan nilai tambah bagi lulusan pendidikan vokasi dan semakin mendekatkan kompetensi yang dimiliki peserta didik dengan kebutuhan dunia kerja.
Hal senada disampaikan Kepala SMK Negeri 3 Palu, Hamka. Ia menilai pelatihan dan sertifikasi welder memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mengenal tuntutan kompetensi di dunia kerja.
“Kami berharap keterampilan dan sertifikasi yang telah diperoleh peserta dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan berhenti pada sertifikat, tetapi terus tingkatkan kemampuan, pengalaman, dan profesionalisme sehingga kompetensi tersebut benar-benar menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja,” kata Hamka.
Hamka juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan pihak terkait menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan SMK yang memiliki kompetensi dan daya saing.
Kegiatan penutupan diawali dengan laporan Ketua Panitia mengenai pelaksanaan Program SMK Go Global Pelatihan dan Sertifikasi Welder. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan Kepala SMK Negeri 3 Palu dan Plt. Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus penutupan secara resmi rangkaian program.
Berakhirnya pelatihan bukan menjadi akhir dari proses pengembangan kompetensi peserta. Sertifikasi yang telah diperoleh diharapkan dapat menjadi modal awal bagi peserta untuk terus meningkatkan keterampilan dan memanfaatkan peluang kerja sesuai bidang keahliannya.
Program SMK Go Global juga menjadi bagian dari upaya membangun keterhubungan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui penguatan kompetensi dan sertifikasi, lulusan SMK diharapkan semakin siap menghadapi peluang kerja, termasuk peluang kerja luar negeri melalui jalur yang prosedural.
Kolaborasi antara BP3MI Sulawesi Tengah, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, SMK Negeri 3 Palu, instruktur, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat terus diperkuat guna mendukung lahirnya sumber daya manusia Sulawesi Tengah yang kompeten, profesional, dan berdaya saing di pasar kerja global.* (Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)
Komentar
Posting Komentar