SMK Go Global Menyapa Sigi, BP3MI Sulteng Siapkan Generasi Vokasi Menuju Pasar Kerja Dunia

 


Sigi, KP2MI (7/9) - Upaya menyiapkan generasi muda Sulawesi Tengah agar mampu bersaing di pasar kerja global terus diperkuat. Melalui Program SMK Go Global, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan vokasi, salah satunya di Kabupaten Sigi.

Kegiatan penjajakan lembaga vokasi tersebut dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 3–4 September 2026, bertempat di SMK Negeri 1 Sigi dan SMK PGRI 1 Marawola, Kabupaten Sigi. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara BP3MI Sulawesi Tengah dengan satuan pendidikan untuk memperkuat pelaksanaan Program SMK Go Global.

Pada 3 September 2026, Tim BP3MI Sulawesi Tengah diterima langsung oleh Kepala SMKN 1 Sigi, Syamsul Bakhri, dan pada 4 September 2026 dilanjutkan dengan kunjungan ke SMK PGRI 1 Marawola yang diterima oleh Kepala Sekolah Harson Niode.

Dalam pertemuan tersebut, Tim BP3MI Sulawesi Tengah menyampaikan gambaran umum Program SMK Go Global, mekanisme pelaksanaan, serta berbagai sektor pekerjaan yang tersedia sebagai peluang bagi lulusan pendidikan vokasi untuk memperoleh akses kerja di pasar global.

Selain memperkenalkan program, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi untuk melihat potensi dan kesiapan masing-masing sekolah, khususnya dari sisi kompetensi keahlian, sumber daya peserta didik, serta bidang pelatihan yang dapat mendukung kebutuhan dunia kerja internasional.

Perwakilan Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah, Krisandy, menyampaikan bahwa Program SMK Go Global merupakan langkah strategis dalam memperluas peluang lulusan SMK untuk memasuki pasar kerja global dengan bekal kompetensi yang sesuai.

“Program SMK Go Global diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk membuka akses yang lebih luas bagi lulusan SMK agar mampu bersaing di pasar kerja global. Melalui penjajakan ini, BP3MI Sulawesi Tengah berupaya memastikan lembaga vokasi yang memiliki potensi dapat terlibat dalam menyiapkan peserta didik sesuai dengan kebutuhan sektor pekerjaan yang tersedia,” ujar Krisandy.

Krisandy menambahkan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menghadapi persaingan kerja internasional.

“Kami ingin membangun kolaborasi sejak dari dunia pendidikan, sehingga peserta didik tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan menghadapi standar kerja global,” tambahnya.

Kepala SMKN 1 Sigi Kabupaten Sigi, Syamsul Bakhri, menyambut baik penjajakan Program SMK Go Global yang dilakukan oleh BP3MI Sulawesi Tengah. Menurutnya, program tersebut memberikan wawasan dan peluang baru bagi sekolah dalam meningkatkan kompetensi siswa.

“Kami menyambut baik adanya Program SMK Go Global ini. Informasi mengenai peluang kerja luar negeri serta sektor-sektor pekerjaan yang tersedia menjadi hal yang sangat penting bagi sekolah dalam mempersiapkan siswa agar memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja global,” kata Syamsul.

Syamsul Bakhri berharap program tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan masa depan yang lebih luas.

“Dengan adanya program ini, siswa dapat melihat bahwa lulusan SMK memiliki peluang yang besar, termasuk untuk bersaing di tingkat internasional apabila dibekali dengan keterampilan yang sesuai,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMK PGRI 1 Marawola Kabupaten Sigi, Harson Niode, yang mengapresiasi langkah BP3MI Sulawesi Tengah dalam memperkenalkan peluang kerja global kepada dunia pendidikan vokasi.

“Program SMK Go Global menjadi peluang bagi siswa dan lulusan SMK untuk mengenal serta mempersiapkan diri menghadapi pasar kerja global. Informasi yang kami dapatkan dari kegiatan ini akan menjadi bahan bagi sekolah untuk meningkatkan kompetensi siswa,” pungkas Harson.

Kegiatan penjajakan tersebut menghasilkan komunikasi awal antara BP3MI Sulawesi Tengah dengan SMKN 1 Sigi dan SMK PGRI 1 Marawola sebagai langkah menuju kerja sama penguatan Program SMK Go Global.

Ke depan, penjajakan ini akan ditindaklanjuti melalui pemetaan kompetensi keahlian dan kesiapan peserta didik agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global.

Melalui kolaborasi bersama lembaga pendidikan vokasi, BP3MI Sulawesi Tengah terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki keterampilan unggul, profesional, dan siap mengambil peluang kerja di tingkat global.**(Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)

Komentar